Press "Enter" to skip to content

Kasus Penyebaran Foto Bugil Marinir AS di Facebook

Seorang anggota marinir AS mengaku bersalah menyebarkan foto-foto telanjang anggota  lain di akun Facebook milik Korps Marinir AS. Business Insider melaporkan Selasa (11/7/2017) anggota marinir yang disembunyikan identitasnya itu, dijatuhi hukuman isolasi selama 10 hari, diturunkan pangkatnya tiga tingkat lebih rendah. Tak cuma itu. ‘’Gajinya dipotong 75% sebulan ini, dan secara administratif akan dipisahkan dari satuan Marinir,’’ bunyi pernyataan Korps Marinir AS.

Anggota marinir itu, adalah pasukan marinir AS pertama yang dijatuhi hukuman dalam skandal penyebaran foto-foto porno Maret lalu. Tak kurang dari 30 ribu foto tanpa busana para anggota Marinir disebarkan di antara anggota lain, termasuk informasi pribadi, pangkat dan ajakan untuk melakukan hubungan seksual.

Sejauh ini, Badan Investigasi Kriminal Angkatan Laut AS yang menangani kasus ini, mengidentifikasi 89 personil, terdiri dari 22 anggota sipil dan 67 pasukan cadangan Marinir, dalam skandal yang menghebohkan sejak Februari 2017 lalu. Lima orang di antaranya masih diperiksa, sedangkan 62 orang lainnya dibebas tugaskan dari satuannya. ‘’Kasus ini menyebar hingga di luar keanggotaan marinir Facebook,’’ bunyi pernyataan korps marinir AS.




Sejak skandal itu terjadi , Korps Marinir AS memperbarui kebijaksanaan, program latihan dan peraturan ketat untuk mencegah penyebaran foto-foto porno. Termasuk juga buku panduan Marinir baru yang diedarkan April. Seluruh perbuatan tak senonoh itu masih dievaluasi dan diselidiki oleh Badan Investigasi Kriminal Angkatan Laut AS. ‘’Penting bagi kami memahami kasus yang terjadi sekian lama,’’ kata Jenderal Glenn Walters Walters, asisten komandan Marinir AS. ‘’Cara penanganan sekarang berbeda dan lebih efektif, setelah kasus itu terjadi di tubuh Marinir AS,’’ sambungnya.



Mission News Theme by Compete Themes.