Tuesday, January 23, 2018
Home > Diaspora > Community > Seandainya Ibu Iriana Jokowi Jadi Pecandu Narkoba

Seandainya Ibu Iriana Jokowi Jadi Pecandu Narkoba

Sekitar pukul 09.30 WIB, Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi mendarat di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jawa Tengah. Kedatangan Jokowi dan Iriana disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dan istri, Siti Atiqoh Pranowo.

Setelah tiba di Solo, Jokowi dan rombongan langsung menuju ke GOR Manahan. Di sana, Iriana Jokowi akan menyosialisasikan soal bahaya narkoba.¬†Jokowi dan rombongan tiba di lokasi pada pukul 09.50 WIB. Para peserta kemudian menyambut kedatangan Jokowi dan rombongan dengan tepuk tangan yang meriah. “Selamat datang, Bapak Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi, dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah,” kata pembawa acara.¬†“Ada sekitar 1.800 peserta yang hadir, Bapak dan Ibu. Berasal dari SMP dan SMA serta SMK se-Surakarta,” lanjut dia.

Presiden mengajak seluruh peserta untuk menjaga diri dan lingkungan sekitar dari bahaya narkoba.
“Saya titip saja, sampai saat ini setiap hari 40 sampai 50 generasi muda kita mati karena narkoba. 40 sampai 50 orang. Setiap hari bukan setiap tahun, setiap hari. Oleh sebab itu saya ingin mengingatkan kepada kita semuanya dan mengajak kita semuanya anak-anakku agar memagari dirinya sendiri, keluarga, memagari teman-teman, kampung, kota, supaya kita semua terhindar dari yang namanya narkoba,” ujar Jokowi saat mengawali sambutan.




Tampak mendampingi Jokowi dan Iriana dalam kunjungan kali ini, Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Siti Faridah Pratikno, dan Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu.

Ada pula Ratna Megawangi Sofyan Djalil, Suzana Ramadhani Masduki, Ratnawati Setiadi Jonan, Rugaiya Usman Wiranto, Endang Nugrahani Pramono Anung, Trisna Willy Lukman, Kartika Naruni Basuki, Suryan Widati Muhadjir, dan Bintang Puspayoga. (kumparan.com)



SaveSave

SaveSave