Press "Enter" to skip to content

Puluhan Ribu Artis Masuk Daftar Hitam Pemerintah Korsel karena Mbalelo

Pemerintah Korea Selatan memasukkan 10 ribu artis ke dalam daftar hitam karena dianggap mbalelo dan mengkritik skandal tenggelamnya Kapal MV Sewol 2014.

Harian resmi Korsel Hankook Ilbo mengabarkan (18/10/2016), hal itu diakui Pemerintah Korsel. Surat rekomendasi setebal 100 halaman dikirimkan Kementerian Kebudayaan Korsel kepada Presiden Park Geun-hye. Isinya, antara lain Pemerintah Korsel tidak bersedia lagi memberi bantuan dana kepada para artis film tersebut.

Di antara insan film yang dimasukkan daftar hitam termasuk Sutradara Park Chan-wook. Sutradara Korsel ini meraih Grand Prix di festival film Cannes 2004 untuk filmnya berjudul ‘Oldboy’. Park Chan-wook merupakan salah satu artis yang ikut berpartisipasi dalam kelompok pengunjuk rasa yang memprotes penanganan insiden Kapal MV Sewol yang menewaskan 304 pelajar SLTA.

Sebuah film dokumentasi berjudul ‘MV Sewol: The Truth Shall Not Sink with Sewol’ terpilih untuk dipentaskan dalam Festival Film Busan, BIFF. Namun Walikota Busan Seo Byung-soo menolak pemutaran film itu di BIFF dan meminta agar dibatalkan. Permintaan itu tak digubris para artis Korsel sehingga muncullah aksi konfrontasi antara para artis dengan Pemerintah Seoul. Sebagai balasan, Dewan Perfilman Korsel memotong anggaran pembuatan dan produksi film Korsel.busan

Langkah ini tentu saja mengancam kelangsungan hidup industri perfilman Korsel. Para pengusaha film setempat membentuk Komisi Darurat Industri Perfilman dan mempertahankan kebebasan berekspresi dan mendukung BIFF. Direktur BIFF, Lee Yong-kwan dipecat oleh Pemda Busan karena tuduhan menilap dana sponsor pada penyelenggaraan festival 2014 lalu. Meski Festival BIFF tetap berlangsung dan berakhir 15 Oktober lalu, tapi banyak pengusaha dan industri perfilman yang tak hadir dalam festival itu. Banyak di antaranya mengenakan stiker dengan tulisan #Dukung BIFF dan # Dukung Pak Lee.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *