Angkatan bersenjata AS kebobolan puluhan juta dolar karena teledor memberi bonus kepada sejumlah personil tentara.
LA Times mengabarkan Jumat (16/12/2016), badan auditor militer AS menemukan bukti bonus dan insentif ternyata keliru diberikan kepada para tentara di berbagai negara bagian sejak 2006 hingga 2010. Berbagai negara itu antara lain Indiana, Kentucky, Missouri dan Pennsylvania.
Padahal pemberian bonus itu merupakan bagian dari akta pemberian bonus $ 619 miliar yang hanya diberikan kepada anggota garda nasional, di California saja. Bukan di tempat lain. Setelah diaudit, dari bonus $ 1,7 juta yang diberikan kepada Indiana National Guard, 45% di antaranya diberikan kepada tentara yang tidak layak menerima bonus. ‘’Sementara di tempat lain, terjadi 1.132 kasus pemberian bonus kepada tentara yang tidak semestinya,’’ tutur Mayor Benjamin Tooley, jurubicara Indiana Guard.
Untuk itu, sejumlah tentara yang terlanjur menerima bonus diminta mengembalikan uang kaget yang pernah diterima dari tahun 2006 hingga 2010. Dari Texas misalnya, angkatan bersenjata AS mencoba menarik kembali dana $ 4,6 juta dari tangan 2.252 tentara yang dicurigai memberi keterangan palsu. Sejauh ini dana bonus kaget yang berhasil ditarik kembali sekitar $ 1,7 juta dari 443 tentara. Sedangkan 469 kasus lain masih diselidiki. (DP).
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…