Press "Enter" to skip to content

David Dao & United Airlines Sepakat Ganti Rugi

Dr. David Dao penumpang Maskapai Penerbangan United Airlines yang diseret paksa keluar dari pesawat, mencapai kesepakatan dengan maskapai penerbangan itu, Kamis (27/4/2017).

NBC News melaporkan, Thomas Demetrio, pengacara David Dao menjelaskan kliennya mencapai ‘’Kesepakatan dengan maskapai penerbangan yang membuat klien kami luka parah, 9 April lalu. ‘’Dua giginya rontok, tulang hidungnya patah dan kepalanya mengalami gegar ringan,’’ kata Thomas Demetrio, tanpa menyebut nilai kesepakatan itu.

Selain itu, United Airlines, UA juga memikul tanggung jawab sepenuhnya atas peristiwa yang terjadi di atas pesawat dengan nomor penerbangan 3411. ‘’Termasuk tuntutan klien saya terhadap Kota Chicago. Sungguh terpuji langkah UA itu, ‘’ tutur Thomas Demetrio.

Kasus yang mengguncang dunia penerbangan terjadi 9 April lalu, ketika UA kelebihan satu penumpang. Dr. David Dao dipilih, untuk diminta turun karena dia adalah penumpang terakhir yang naik pesawat, dan konon tarif yang dibayar lebih murah daripada penumpang lain. Singkat kata, David ditarik secara paksa sehingga hidung dan giginya patah. David Dao menuntut pihak UA dan Kota Chicago, sebagai pengelola Bandara. Rekaman videonya pun beredar ke seluruh dunia dan UA dikecam.

Kini, United Airlies, salah satu maskapai penerbangan AS terbesar itu, mengubah kebijaksanaannya bila kelebihan penumpang. Dalam wawancaranya dengan Stasiun televisi NBC News, Oscar Munoz, CEO United Airlines menyesal dengan tindakan anak buahnya. Munoz berjanji tidak akan lagi mengerahkan polisi bandara untuk memaksa penumpang turun. Sebuah sistem baru dipasang, sehingga jumlah penumpang yang naik pesawat bisa dipantau saat antre di bandara. ‘’Kami menawarkan penumpang yang bersedia membatalkan penerbangannya dengan imbalan $ 10 ribu dalam bentuk tiket gratis,’’ ujar Oscar Munoz.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *