Press "Enter" to skip to content

Cairo Kota Paling Rawan bagi Kaum wanita

Menurut Thomson Reuters Foundation, ibukota Mesir, Cairo menempati urutan teratas dari 19 kota di dunia yang tergolong paling berbahaya bagi kaum perempuan.

Jaringan France 24 mengabarkan Senin (16/10/2017), Cairo merupakan merupakan kota metropolitan yang paling berbahaya di dunia mengalahkan Delhi, India dan Karachi, Pakistan serta Kinshasa, Ibukota Republik Demokratik Kongo. Setiap hari, kaum hawa di Cairo mengalami berbagai bentuk pelecehan oleh lelaki muda maupun dewasa. ‘’Kondisi ekonomi dalam dua atau tiga tahun belakangan, menyeababkan masalah wanita bukan menjadi prioritas,’’ kata Omaima Abou-Bakr, salah satu pendiri organisasi non-profit Women and Memory Forum.

Perilaku pelecehan seksual penduduk Cairo yang berjumlah 10 juta jiwa itu menjadi masalah utama. Seperti halnya di kota-kota lain, kaum hawa di Mesir dituduh mengundang terjadinya pelecehan seksual, atau menjadi bahan tertawaan di tempat umum.

Keyakinan seperti itu menjalar ke generasi muda baik lelaki maupun perempuan. Menurut Shahira Amin menuturkan, ‘’Bahkan berjalan kaki di jalan umum saja, mereka menjadi sasaran pelecehan seksual. Entah pelecehan secara fisik maupun verbal,’’ tutur Shahira Amin yang berprofesi sebagai wartawati. ‘’Bahkan, mereka yang mengenakan hijab atau kerudung masih saja menjadi sasaran pelecehan,’’ sambung Shahira.

Sebuah studi yang disusun Pusat Hak-hak Kaum Wanita Mesir tahun 2008 membuktikan, 83 persen responden wanita mengaku mengalami pelecehan seksual, dan mayoritas mengalami aksi tak senonoh itu setiap hari. Sedangkan 62 kaum lelaki yang menjadi responden mengakui melakukan pelecehan terhadap lawan jenisnya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *