Press "Enter" to skip to content

Tokoh Oposisi Juan Guaido Bakal Ditangkap & Venezuela Makin Kritis

Besar kemungkinan tokoh oposisi Venezuela, Juan Guaido akan segera ditangkap. Tokoh politik yang wajahnya mirip Presiden Barrack Obama itu, baru saja dicabut kekebalan hukumnya sebagai anggota parlemen. Dalam rapat paripurna Selasa 2 April kemarin, sejumlah partai pendukung Nicholas Maduro, pemimpin Venezuela, sepakat mencabut kekebalan Guaido.

Radio NPR mengabarkan, hingga pekan lalu, Presiden Maduro masih belum berani menangkap Juan Guaido. Maklum tokoh oposisi yang memproklamirkan diri sebagai presiden Venezuela yang baru itu, mendapat dukungan dari berbagai negara Eropa dan AS. Sejumlah langkah untuk mensiasati agar Guaido ditangkap, telah dilakukan berbagai pihak.

Satu di antaranya oleh Hakim Agung Maikel Moreno. Pekan lalu, hakim agung pendukung kuat Maduro itu, mengeluarkan perintah penangkapan karena Guaido dianggap melanggar hukum. Yakni, secara diam-diam Guaido menyelinap bepergian ke luar negeri, Februari lalu, untuk bertemu dengan sejumlah pemimpin Barat dan AS untuk mencari dukungan.

Padahal, Guaido, 35 tahun, telah dicekal dan dilarang ke luar negeri. Di samping itu, Guaido juga dituduh menerima dana ilegal dari luar negeri. Sementara itu, Elvis Amoroso, badan keuangan dan pajak Venezuela melarang Guaido untuk memegang posisi di pusat-pusat pemerintahan selama 15 tahun.

 

”Ini bukan lagi penyelidikan, melainkan penangkapan,” ujar Guaido yang masih menjabat sebagai Ketua Parlemen Venezuela, sebelum ia mencalonkan diri menjadi kandidat presiden dan menang, Februari 2019 kemarin.

Sementara itu, Fabiana Rosales, istri Guaido berada di Florida, AS sejak Selasa kemarin. Wartawati lulusan Universidad Rafael Belloso Chacin berusia 26 tahun itu, bertemu dengan sejumlah tokoh politik anti-Maduro dan pelarian politik Venezuela.

Pekan lalu, Fabiana Rosales bertemu Presiden Donald Trump di Gedung Putih. Pertengahan bulan lalu, Rusia mengirimkan 100 pasukan elitenya ke Venezuela untuk membantu mengamankan posisi Presiden Nicolas Maduro Moros. (DP).