Press "Enter" to skip to content

Satu lagi Warga Indonesia Jadi Korban Penjambretan di South Philadelphia

Enny Ross baru saja turun dari pick-up Van yang mengantarnya pulang bekerja. Saat melangkah ke rumahnya di South 16th Philadelphia, wanita asal Jakarta itu berpapasan dengan pemuda berkulit hitam. ”Saya punya firasat buruk saat melihat pemuda itu,” tuturnya.

 

Benar juga setelah saling melintas, pemuda berusia belasan tahun itu, menarik dengan keras tali tas yang dibawa Enny, sehingga ia jatuh tersungkur. Melihat kondisi itu, pemuda penjambret itu tak mau berhenti. Ia tetap menarik tas milik korban, sehingga Enny terseret hingga beberapa belas meter. Enny sempat mengejar penjambret yang lari ke arah McKean Street, tapi tak keburu. Pemuda penjambret belasan tahun itu keburu masuk ke mobil yang menunggunya dan melesat menuju S. Broad Street.

”Kaki saya sampai luka berdarah, juga lengan saya,” tutur Enny. Beberapa orang di sekitar lokasi kejadian tak mampu menolong korban. Enny, yang berstatus permanent residence itu, kehilangan tasnya yang berisi kartu identitas, kartu kredit, telepon seluler, dan uang tunai $ 200. ”Untung uang $ 2000 untuk membayar sewa rumah saya letakkan di dalam kamar, sehingga terselamatkan,” tuturnya.

Pertemuan warga Indonesia dengan Kepala Kepolisian S. Philadelphia (indonesianlantern.com)

Aksi penjambretan Enny yang terjadi Rabu petang 7 Oktober 2020 tersebuh, bukan kali ini saja terjadi. Hal yang sama juga dialami Monica. Wanita usia 40-an tahun itu pernah dua kali mengalami nasib serupa beberapa bulan sebelumnya. Penjambretnya melarikan diri melintas jalan South Snyder, membawa serta ratusan uang tunai dan beberapa kartu tanda pengenal milik korban.

Aksi kejahatan terhadap warga Indonesia atau Asia di South Philadelphia, sering terjadi dan sering pula dibahas dalam berbagai pertemuan. Termasuk di antaranya pertemuan dengan Kapten Polisi Louis Campione. Komandan Kepolisian Distrik 1, South Philadelphia, yang mengawasi sebagian besar kawasan South Philadelphia. Bersama Kapten Michael O’Donnel, Kapolres Distrik 17 Philadelphia.

Di hadapan 100 warga Indonesia di Gereja Nations Worship Center Philadelphia, Januari 2020, Kapten Campione mengungkapkan ”Para perampok mengambil kesempatan dalam kasus-kasus ini. Terutama bagi warga Asia yang umumnya membawa uang tunai, atau minim berbahasa Inggris,” katanya.

”Mereka yang membawa telepon seluler, tak memperhatikan sekitar, akan menjadi sasaran empuk bagi para perampok,” ujar Lou Campione dengan tegas dengan wajah serius. ”Karena itu, anda harus waspada. Jangan bawa tas atau dompet. Jika diikuti seseorang, maka berjalanlah berpindah-pindah jalur. Jika harus ke luar rumah, ajak beberapa orang,” kata Campione yang tampak seram dengan seragam lengkap dan jaket hitamnya, serta pistol di pinggang.

Bila mengalami aksi perampokan, usahakan kenali ciri-ciri pelaku, seperti warna rambut, warna kulit, warna tutup kepala, wajahnya seperti apa. ”Kami juga akan memberikan dukungan transportasi bila ingin melapor ke kantor polisi,” lanjutnya.

”Jika terpaksa membawa tas, sebaiknya taruh di depan badan,” tuturnya. ”Serahkan apa yang diminta, seandainya mengalami aksi perampokan. Jangan melawan,” tutur Michael O’Donnel. ”Usahakan mengenali pakaian yang dikenakan tersangka. Misalnya merk pakaian atau sepatu. Jangan membawa uang tunai,” kata Michael O’Donnel.

Lebih lanjut perwira polisi bertubuh jangkung ini menjelaskan, para tersangka pelaku mengetahui stereotipe warga masyarakat yang membawa uang tunai. Lebih-lebih pada saat menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, yang biasanya membawa uang untuk dikirim ke tanah air. ”Yang menjadi sasaran utama adalah Asia, Latin, dan warga China yang minim berbahasa Inggris,” kata Michael O’Donnel. Perwira polisi itu juga tak lupa menyarankan, agar korban sedikitnya tahu dan belajar beberapa kata seperti warna kulit, lokasi kejadian, dan warna pakaian serta lainnya.

Meskipun telah diperingatkan, masih banyak warga Indonesia yang memegang uang tunai. Mereka yang mayoritas berstatus ilegal, tanpa identitas, tak bisa menyimpan uang di bank. Mereka terpaksa membawa-bawa uang tunai ke mana pun, karena disimpan di rumah juga tidak aman karena dicuri teman sendiri.

Penjagaan dan patroli polisi pernah dilakukan awal tahun 2020 lalu, tapi sayang hanya berlangsung beberapa bulan saja, tanpa hasil apapun. Dalam pertemuan Januari lalu, Kapten Lou Campione menjelaskan bahwa para pelaku penjambret adalah remaja penduduk setempat, yang tempat tinggalnya bercampur di antara warga Indonesia. (DP)

 

13 Comments

  1. Joe Sotera Joe Sotera October 8, 2020

    Memang rawan ya S. Philadelphia. Polisinya kurang tegas.

    • Vincentia Rosdiana Vincentia Rosdiana October 8, 2020

      Bukan polisinya yang kurang tegas. Banyak korban warga kita yang takut lapor polisi dan menyatakan kalau sedang sial. Kalau ada laporan pasti polisi sering patroli di daerah tersebut. Makanya saya menghimbau terutama buat warga Indonesia di Philadelphia yang tidak punya dokumen legal untuk apply City ID/Municipal ID (Kartu Tanda Penduduk Kota Philadelphia). Mempunyai Municipal ID ini sangat membantu anda dalam proses melaporkan kejahatan ke polisi tanpa takut akan status legal atau tidak legal. Semoga info ini membantu.

      • Rona Herlan Rona Herlan October 9, 2020

        Dimana bisa apply City ID / Municipal ID Philadelphia ?

        • Eddy Hartono Eddy Hartono October 10, 2020

          Bs stop by d cityhall atau tanya para pemuka agama.

        • Mata Independen Mata Independen October 10, 2020

          Tel 311 utk buat appointment. Selama pandemi ini tdk bisa walk-in. Bawa passport asli dan bukti alamat lokal (bisa kartu kuning health center atau bank statement bagi yg punya rekening tabungan). Biaya 10$, ID berlaku selama 5 tahun. Gratis bagi mereka yg berusia diatas 65 tahun.

  2. Dino Dino October 9, 2020

    South Philly memang rawan penjambretan apalagi menjelang dan saat winter, sedangkan di North Philly yg menonjol adalah kasus penembakan dan pembunuhan.

  3. Mata Independen Mata Independen October 9, 2020

    Tali tasnya pasti sangat kuat, korban bisa terseret hingga belasan meter.

  4. David David October 9, 2020

    Gimana bisa apply ID kalau visa nya sudah kedaluwarsa,bahkan paspor nya juga sudah kedaluwarsa ??

    • Soeko Soeko October 9, 2020

      Surat2 penting diusahakan JANGAN sampai kedaluwarsa ya. Kalau pastor tinggal 6 bulan, perbaharui SEGERA. Penting untuk apply GC atau citizenship krn kalau expired sudah nggak legal dan tidak berlaku untuk apa2. Kalau kedaluwarsa lebih dari setahun tidak bisa diganti atau diperbaharui oleh KJRI. Untuk mendapatkan Philly’s ID tidak harus paspor.

    • Jj Jj October 9, 2020

      Itu krn kesengajaan dirimu🤣🤣🤣

    • Eddy Hartono Eddy Hartono October 10, 2020

      Perbaharui dlu paspornya

  5. Jj Jj October 9, 2020

    Nahh itu dia kebanyakan terlalu nyaman kerja ilegal berpuluh2 tahun berusaha bayar lawyer biar bikin surat aja banyak yg gak mau dengan berbagai alasan sulitlah, itulah, inilah
    Dan yg beredar dikalangan indo di amerika ini salah satu alasan mereka nyaman gak melegalkan status mereka krn mereka enggan bayar pajak krn akan mengurangi pendapatan mereka… gmn pemerintah mau cover penuh sedangkan kita gak mau bantu cover pemerintah amerika dengan membayar pajak? Harus’a sih kita instrospeksi diri

  6. Eddy Hartono Eddy Hartono October 10, 2020

    Orng asia kebiasaan bawa cash. Berusahalah membuka rekening bank dan city ID dgn bantuan para pemimpin agama.
    Jangan kluar membawa tas besar , khususnya klo di luar sdh gelap.
    Melapor police bisa menggunakan paspor anda.
    Apabila paspor anda ud expired, datang ke KJRI NY dan ikuti procedure nya, bs dgn tlp terlebih dahulu.
    Setiap individual saya rasa pasti mau legal dan resmi bayar pajak.
    Untuk bayar pajak mereka butuh ss or tax id.
    Untuk seseorng menjadi legal tdk segampang yg di ucapkan, process dan procedures sangat ribet dan di perlukan uang lumayan banyak.
    Mereka pasti mau legal dan bisa bolak balik keluar negeri khususnya Indonesia, tentu mereka merindukan sanak saudara mereka, yg sy tau ud puluhan tahun tdk pernah pulang.
    Jgn takut utk melaporkan tindak kriminal ke yg berwajib(police), police tdk akan melaporkan anda ke immigration klo memang terbukti anda tdk bersalah .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *