Press "Enter" to skip to content

Gelandangan Akan Dibersihkan dari Kereta Bawah Tanah New York

Gelandangan akan dibersihkan dari Kota New York. Mereka tidak bisa lagi menginap di gerbong-gerbong kereta bawah tanah yang hangat itu. Bahkan para tersangka pelaku kriminal segera diciduk. ‘’Pokoknya beli kartu Metro Card, naik ke dalam kereta lalu turun di tempat tujuan. Tidak bisa semaunya sendiri,’’ kata Eric Adams, walikota New York dalam konperensi pers yang digelar di sebuah stasiun bawah tanah di Lower Manhattan, Jumat lalu. ‘’Hari-hari seperti itu sudah tidak ada lagi,’’ tambahnya.

Sementara itu, para petugas NYPD (New York Police Department),diberi perintah atau mandat untuk menerapkan peraturan ketat. Antara lain, para penumpang dilarang tidur bergeletakan di bangku-bangku penumpang, membuat kebersihan lingkungan terganggu. Termasuk merokok atau memakai obat bius.

Situs The Guardian melaporkan, operasi pembersihan yang rencananya dilakukan dalam waktu dekat dilakukan karena tingginya angka kriminalitas di jaringan kereta bawah tanah New York. Angkanya meningkat hingga 25% pada 2021 dibandingkan dengan angka tahun 2019. Bulan lalu seorang wanita Asia tewas didorong seorang gelandangan dari anjungan penumpang di Manhattan. Hal inilah yang yang mendorong Eric Adams yang baru dilantik menjadi walikota New York, Januari 2021 merasa gemas. 

Jumlah petugas patroli keamanan kereta bawah tanah akan ditambah menjadi 110 ribu personil. Dan sistem keamanan diperketat. Bersamaan dengan hal itu, Eric Adams bersama Kathy Hochul, gubernur negara bagian New York, akan meningkatkan pelayanan bagi para gelandangan dan kaum papa. Sedikitnya 50 ribu orang hidup di tempat-tempat penampungan, tapi masih ada 2.400 orang lagi yang tidak tertampung sehingga mereka terpaksa tidur di gerbong kereta bawah tanah, mencari kehangatan di malam hari, di musim dingin yang menyelimuti New York.

Langkah Eric Adams itu adalah upaya terakhir dalam sejarah sistem kereta bawah tanah MTA, The Metropolitan Transportation Authority. Pada 2019 silam, mantan gubernur Andrew Cuomo mengundang kontroversi karena menangkapi para penganggur dan gelandangan yang tinggal di kereta bawah tanah. 

Eric Adams, walikota New York.

‘’Memaksa warga untuk keluar dari stasiun bawah tanah dan tinggal di udara yang dingin menggigit tidak membantu para gelandangan,’’ kata Peter Malvan, seorang pembela gelandangan dari Urban Justice Center Safety Net Project. ‘’Selain melanggar hukum juga cenderung mengkriminalisasi seseorang,’’ ujarnya lagi.

Menghadapi kritik itu, Eric Adams tak mau kalah. ‘’Para penumpang takut menggunakan kereta bawah tanah. Dengan langkah ini kami menjamin tidak ada lagi rasa takut,’’ tutur Adams. ‘’Kami menerapkan fungsi keamanan kembali dan menerapkan sistem yang benar dan penting,’’ katanya melanjutkan. (DP)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *