Press "Enter" to skip to content

Peristiwa Penembakan Gereja California Bermotif Politik China – Taiwan

David Wenwei Chou tampil di Pengadilan Laguna Woods, California Selasa pagi 17 Mei 2022 lalu. Lelaki berusia 68 tahun itu dituduh melakukan pembunuhan tingkat pertama dan melukai beberapa korban lain akhir pekan lalu.

Belum ada yang tahu mengapa David menembaki para jemaat Gereja Irvine Taiwanese Presbyterian. Namun, Orange County Sheriff Don Barnes menyatakan bahwa peristiwa penembakan kali ini bermotif ”Kebencian Politis” katanya. Dari hasil penyelidikan sementara, petugas FBI menemukan sejumlah bukti. Kendaraan milik David yang diparkir di lapangan parkir gereja dipenuhi dengan poster dan tulisan anti Taiwan.

Petugas juga menemukan bukti bahwa David Chou membeli dua pucuk senjata api tahun 2015. Ia membawa satu magazine  di salah satu dari dua tas yang didapatnya dari Nevada. Bahkan FBI juga membuka investigasi kemungkinan adanya aksi kriminal berbau kebencian sehingga David Chou bisa menghadapi dakwaan dari Pemerintah Federal. Dan, akibatnya, ancaman hukumannya semakin berat.

Siapakah David Chou? Salah seorang teman satu apartemen mengungkapkan bahwa David adalah ”Lelaki sederhana yang pendiam, baik hati yang selalu berbagi makanan,” kata Jordin Davis, teman satu apartemennya. ”Tidak ada tanda-tanda bahwa ia hendak melakukan penembakan,” lanjut Jordin David.

David Chou
David Chou

Sementara itu, pihak penyidik memastikan bahwa David Chou melakukan aksinya seorang diri. Tidak ada pihak lain yang terlibat. Awalnya diketahui bahwa David Choud yang lahir dan besar di Tiongkok. Namun bukti lain menyebutkan ia besar di Taiwan. Namun, istrinya yang sedang sakit keras berada di Tiongkok ditemani salah satu putranya.

Karena itu, mereka pun mengungsi ke Taiwan. Tapi ternyata di negara itu, David Chou merasa tidak mendapat pelayanan yang bagus sehingga ia pun memedam amarah, dan hendak melakukan dendamnya terhadap Taiwan. ”Mungkin karena itu, ia tidak peduli lagi dengan hidupnya,” kata Spitzer salah satu petugas investigasi.

Pukul 10.00 hari Minggu lalu, David Chou tiba di Gereja Irvine Taiwanese Presbyterian Church. Saat diminta mengisi buku tamu, ia menolak dengan alasan, sebelumnya pernah berkunjung ke gereja itu. David kemudian berbaur dengan pengunjung gereja lain saat makan siang. Tak lama kemudian ia merantai pintu gereja agar para jemaat gereja tidak dapat melarikan diri.

Saat itulah, ia melepaskan sejumlah tembakan sambil mengarah ke jemaat yang tengah makan siang. Lima orang menjadi korban penembakan. Mereka rata-rata berusia di atas 70 tahun, kecuali satu korban berusia 66 tahun. Satu korban yang tewas bernama Dr. John Cheng. Dokter dari Laguna Nigel ini mengantar ibunya menghadiri ibadat bersama para umat Taiwan. Sayang, tatkala mencoba menghalangi dan merebut senjata dari tangan David Chou, ia tertembak dan tewas. ”Tanpa tindakan Dr. John Cheng, bisa dipastikan bakal banyak lagi korban jiwa,” tutur Orange County Sheriff Don Barnes. (DP)

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *