Press "Enter" to skip to content

Mahmoud Ahmadinejad Calonkan diri Pilpres 19 Mei

Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad tiba-tiba mendaftarkan diri untuk ikut dalam pemilihan presiden yang rencananya digelar 19 Mei mendatang.

Kantor berita Reuters mengabarkan Rabu (12/4/2017), langkah Ahmadinejad itu mengejutkan banyak pihak. Terutama Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang pernah merekomendasikan agar Ahmadinejad tidak ikut pemilu presiden. Usai mendaftarkan diri, Ahmadinejad mengungkapkan bahwa rekomendasi itu, ‘’Hanya saran saja,’’ kata bekas presiden Iran tersebut.

Ahmadinejad yang pernah terpilih menjadi Presiden Iran pada 2005 itu, mundur 2013 karena sesuai konstitusi tidak boleh mencalonkan diri. Namun, kini bekas pemimpin Iran yang berusia 60 tahun tersebut boleh mencalonkan diri kembali. Untuk pencalonan itu, Ahmadinejad butuh persetujuan dari Dewan Garda Iran, terdiri dari 12 anggota yang dijabat para bekas kandidat presiden dan enam anggota Garda yang ditunjuk Ali Khamenei. ‘’Jika tidak disetujui badan itu, maka dewan itu ketahuan tidak independen dan memihak pada Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei,’’ ujar Saeed Leylaz, analis politik Iran.

Maklum, pada 2011, Ali Khamenei terganggu dengan langkah Ahmadinejad yang dinilai haus kekuasaan. Yakni, mengusulkan untuk mengganti konstitusi Iran, agar seorang presiden dipilih secara langsung, Bukan lewat dewan seperti sekarang ini. Tentu saja, usul itu ditolak kubu Khamenei yang menilai Ahmadinejad membangkang. ‘’Khamenei tak akan lupa langkah Ahmadinejad, yang bertujuan memburukkan citranya,’’ ujar Hamid Farahvashian.

Bila pencalonan Ahmadinejad itu ditolak Dewan Garda Iran, maka Ahmadinejad akan meminta pendukungnya untuk memilih Hassan Rouhani. Bekas presiden Iran 2013 ini, masih mencalonkan diri dan bakal berhadapan dengan Ebrahim Raisi, calon dari kubu garis keras yang mengumumkan pencalonannya Ahad lalu.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *